January 31, 2018
loading

Manfaat Imunisasi

Posted by    Administrator Kesehatan

Imunisasi adalah pemindahan antibodi secara pasif, sehingga akan didapatkan kekebalan yang bersifat pasif. Vaksinasi adalah tindakan memberi vaksin untuk merangsang pembentukan imunitas secara aktif pada tubuh seseorang sehingga akan didapatkan kekebalan aktif.

Jadi terdapat dua jenis kekebalan yang dimiliki tubuh, kekebalan pasif dan kekebalan aktif. Kekebalan pasif adalah kekebalan yang diperolehdari luar tubuh bukan dibuat sendiri oleh badan kita.

Kekebalan pasif didapat dengan cepat bila diberikan, tetapi tidak tahan lama karena akan dimetabolisme oleh tubuh.

Sebaliknya kekebalan aktif adalah kekebalan yang dibuat sendiri akibat terpajan dengan mokroorganisme atau karena pemberian vaksin. Kekebalan aktif yang terbentuk dapat bertahan lebih lama dibandigkan dengan kekebalan pasif karena tubuh memiliki sel imun yang dapat mengingat kekebalan jenis ini.

Untuk memudahkan pembahasan selanjutnya kali ini istilah vaksinasi dan imunisasi dianggap sama.Tujuan imunisasi adalah membentuk kekebalan demi mencegah penyakit pada diri sendiri dan orang lain sehingga kejadian penyakit menular menurun danbahkan dapat menghilang dari muka bumi.

Kekebalan dapat disalurkan oleh ibu ke bayi yang dikandung tetapi tidak berlangsung lama, maka kekebalan harus dibentuk melalui pemberian imunisasi pada bayi.

Saat ini vaksinasi yang diberikan pada bayi dan anak cukup banyak jumlahnya, untuk itu diatur urutan pemberian vaksin dalam jadwal imunisasi yang ditinjau ulang secara periodik.

Urutan jadwal imunisasi ditentukan berdasarkan banyak pertimbangan, antara lain :

banyaknya penyakit itu di masyarakat, bahaya yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut, umur mulai rawan tertular penyakit tersebut, kemampuan tubuh bayi/anak membentuk zat anti melawan penyakit tersebut, rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO), rekomendasi organisasi profesi yang berhubungan dengan imunisasi, ketersediaan vaksin yang efektif terhadap penyakit tersebut, dan kemampuan pemerintah dalam menyediakan vaksin tersebut, dll.

 Penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi antara lain :

 Radang hati dan kanker hati : penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B. Pencegahan terbaik adalah dengan memberikan vaksin hepatitis B.
 

Poliomielitis: penyakit ini disebabkan oleh virus poliomyelitis. Dicegah dengan vaksin polio.

Tuberkulosis: Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Pencegahan yang paling efektif adalah vaksinasi BCG.

Difteri: penyakit ini disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae. Untuk pencegahan diberikan vaksinasi DTP.

Pertusis: sering disebut sebagai batuk rejan atau batuk seratus hari. Disebabkan oleh bakteri Bordetella pertusis. Pencegahannya dengan vaksinasi DTP.

Tetanus: disebabkan oleh racun yang diproduksi bakteri Clostridium tetani. Pencegahannya dengan vaksinasi DTP.

Campak : penyakit ini disebabkan oleh virus campak. Pencegahannya dengan vaksinasi campak.

Haemophillus influenza tipe B : bakteri ini dapat menyebabkan meningitis (radang selaput otak). Selain itu juga dapat menyebabkan penyakit pneumonia, selulitis, radang sendi dan epiglotitis. Dengan vaksinasi HIB menurunkan kejadian sindrom HIB berat.

Influenza : penyakit infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus influenza A dan B. Pemberian vaksin influenza yang dilemahkan kepada individu yang berisiko terkena kompliksi influenza merupakan cara untuk pencegahan atau mengurangi infeksi, serta mencegah kematian pada saat epidemik

Gondongan (Mumps) : disebabkan oleh Paramyxovirus. Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi MMR (measles, mumps, rubella)

Rubella : disebabkan oleh virus rubella. Pencegahannya dengan vaksinasi MMR.

Demam Tifoid : disebabkan oleh bakteri Salmonella thyphi. Pencegahannya dengan vaksinasi tifoid.

Varisela (Cacar air) : disebabkan oleh virus Varisela zoster. Pencegahannya dengan vaksinasi varisela.

Hepatitis A : disebabkan oleh virus hepatitis A. Pencegahannya dengan vaksinasi hepatitis A.

Pneumokokus : bakteri ini penyebab utama pneumonia, meningitis dan infeksi di dalam darah (bakteremia) terutama pada anak di bawah 2 tahun dan lansia. Penyakit tersebut dikelompokkan sebagai invasive pneumococcal 

Related Articles

Feb 1, 2018
loading
Kenali Stroke
by Administrator
Jan 29, 2018
loading