Kram kaki merupakan salah satu keluhan yang biasanya dirasakan ibu hamil (bumil), terutama pada kehamilan trimester kedua dan ketiga. Namun, jangan khawatir karena ada cara yang dapat Bumil lakukan untuk mencegah dan mengatasinya.

Kram kaki akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Tak jarang hal ini juga menyebabkan Bumil menjadi tidak leluasa untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Cara Mengatasi Kram Kaki

Kram kaki saat hamil biasanya disebabkan oleh peningkatan hormon yang mengakibatkan penumpukan cairan tubuh. Karena adanya pengaruh gravitasi, maka cairan akan terkumpul di bagian kaki, sehingga kaki mengalami bengkak. Kondisi ini dapat menyebabkan Bumil rentan mengalami kram kaki. Selain karena penumpukan cairan, kram kaki saat hamil juga bisa disebabkan oleh bertambahnya berat badan.

Ada beberapa cara yang dapat Bumil lakukan untuk meredakan kram kaki, yaitu:

  • Lakukan peregangan
    Lakukan peregangan dengan meluruskan kaki secara perlahan. Hal ini awalnya mungkin akan membuat kaki terasa sakit. Namun tidak lama setelah itu, kram yang Bumil rasakan akan berkurang. Selain itu, Bumil juga bisa mengangkat kaki sekitar 15-20 menit untuk melancarkan peredaran darah. Bumil bisa menggunakan bantal atau menyandarkan kaki ke tembok. Hindari memutar pergelangan kaki ke dalam dan keluar saat sedang kram, karena akan membuat kram yang dirasakan semakin parah.
  • Pijat kaki
    Meskipun terasa sakit, Bumil bisa pelan-pelan memijat kaki dan melakukan relaksasi pada kaki yang terasa kram. Bumil bisa memijat kaki yang kram menggunakan campuran minyak esensial, seperti chamomile dan lavender.
  • Kompres dengan air hangat
    Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi kram kaki adalah dengan mengompresnya menggunakan botol yang berisi air hangat. Cara ini dapat mengurangi ketegangan pada otot. 

Tips Mencegah Kram Kaki

Selain mengetahui cara mencegah kram kaki saat hamil, sebaiknya Bumil juga mengetahui tips mencegah kram pada kaki. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan:

  • Minum air putih minimal 1,5 liter per hari.
  • Konsumsi makanan yang kaya akan
  • Mandi air hangat sebelum tidur untuk mengurangi ketegangan otot.
  • Gunakan sepatu dengan ukuran yang sesuai dan nyaman digunakan.
  • Hindari duduk atau berdiri terlalu lama.
  • Menjaga berat badan. Berat badan yang berlebihan bisa meningkatkan risiko kram kaki saat hamil.
  • Konsumsi vitamin prenatal yang mengandung kalsium, kalium, dan magnesium. Namun, sebelum mengonsumsi vitamin prenatal sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu ya, Bumil.
  • Rutin berolahraga. Bumil dapat melakukan olahraga ringan, misalnya jalan kaki. Namun, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter mengenai jenis olahraga yang aman dilakukan saat hamil, terutama jika Bumil memiliki kondisi kesehatan khusus.

Umumnya kram kaki yang dirasakan Bumil akan mereda setelah beberapa saat. Namun, jika kram tidak kunjung hilang, timbul bercak merah pada kaki, dan terasa hangat jika disentuh, sebaiknya segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.