

Kesehatan gigi tidak hanya tentang menjaga gigi tetap putih, bersih, dan bebas dari lubang. Kesehatan gusi dan jaringan pendukung gigi juga memiliki peran penting dalam mempertahankan fungsi gigi dalam jangka panjang.
Gusi yang sering berdarah, bengkak, kemerahan, bau mulut yang menetap, hingga gigi yang terasa goyang dapat menjadi tanda adanya masalah pada jaringan periodontal. Kondisi tersebut perlu diperiksa agar dapat diketahui penyebab dan tingkat keparahannya.
Layanan Periodonsia RS AN-NISA Tangerang hadir untuk membantu pemeriksaan dan penanganan berbagai masalah pada gusi serta jaringan pendukung gigi melalui layanan dokter gigi spesialis periodonsia.
Periodonsia adalah cabang ilmu kedokteran gigi yang berfokus pada pencegahan, diagnosis, dan perawatan penyakit pada jaringan periodontal, yaitu jaringan yang mendukung dan mempertahankan gigi.
Jaringan periodontal meliputi gusi, tulang alveolar, sementum, dan ligamen periodontal. Jaringan-jaringan tersebut bekerja bersama untuk menjaga gigi tetap kuat dan berada pada posisinya.
Masalah periodontal dapat dimulai dari peradangan gusi yang relatif ringan. Namun, apabila tidak ditangani dengan baik, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi penyakit periodontal yang lebih berat dan memengaruhi jaringan penyangga gigi.
Karena itu, menjaga kesehatan gusi merupakan bagian penting dari perawatan kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh.
Layanan periodonsia berfokus pada berbagai kondisi yang berkaitan dengan gusi dan jaringan pendukung gigi.
A. Gingivitis atau Radang Gusi
Gingivitis merupakan peradangan pada jaringan gusi yang dapat ditandai dengan gusi merah, bengkak, dan mudah berdarah ketika menyikat gigi.
Gingivitis umumnya berkaitan dengan penumpukan plak pada gigi. Jika kebersihan gigi dan mulut tidak dijaga serta faktor penyebab tidak ditangani, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi masalah periodontal yang lebih serius.
B. Periodontitis
Periodontitis merupakan penyakit inflamasi pada jaringan pendukung gigi yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan tulang penyangga gigi.
Pada kondisi tertentu, periodontitis dapat menyebabkan gusi menyusut, terbentuknya kantong periodontal, gigi terasa goyang, hingga kehilangan gigi.
C. Gusi Berdarah
Gusi berdarah, terutama apabila terjadi berulang ketika menyikat gigi atau membersihkan sela-sela gigi, sebaiknya tidak diabaikan.
Perdarahan pada gusi dapat menjadi salah satu tanda adanya peradangan atau masalah periodontal sehingga perlu dievaluasi oleh tenaga medis.
D. Gusi Menyusut
Gusi yang terlihat semakin turun sehingga bagian gigi terlihat lebih panjang dapat merupakan tanda terjadinya resesi gusi.
Kondisi ini dapat menyebabkan akar gigi menjadi lebih terekspos dan meningkatkan risiko gigi sensitif.
E. Gigi Goyang Akibat Masalah Periodontal
Gigi yang terasa goyang pada orang dewasa bukan kondisi yang sebaiknya dianggap normal.
Salah satu penyebabnya dapat berupa kerusakan jaringan dan tulang yang menopang gigi akibat penyakit periodontal. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.
Tidak semua penyakit periodontal menimbulkan rasa sakit pada tahap awal. Karena itu, penting untuk memperhatikan perubahan pada kondisi gusi dan gigi.
Segera pertimbangkan pemeriksaan apabila mengalami:
Semakin cepat masalah gusi diketahui, semakin cepat pula kondisi dapat dievaluasi dan ditentukan rencana perawatannya.